Hai, Semuanya! hari ini kita akan membahas
tentang dinosaurus.Kebanyakan dari kita tentu tahu dong apa itu
dinosaurus? Ya, dinosaurus adalah hewan purba raksasa yang dahulu pernah eksis
di bumi kita ini.
Dinosaurus adalah kelompok hewan purbakala
dari klad Dinosauria. Dinosaurus pertama kali muncul
pada periode Trias, sekitar 230 juta tahun yang lalu, dan
merupakan vertebrata dominan selama 135 juta tahun, dan
kemudian musnah akibat peristiwa kepunahan Kapur-Paleogen sebelum Era
Mesozoikum. Studi terhadap fosil dinosaurus menunjukkan bahwa
spesies burung berevolusi dari dinosaurus theropoda selama periode
Jura, dan akibatnya, ribuan jenis burung yang hidup sekarang telah
diklasifikasikan sebagai sub-kelompok dinosaurus oleh para paleontolog.
1.1 Tyrannosaurus Rex
Dinosaurus bisa digolongkan ke dalam beragam kelompok hewan dari
sudut pandang taksonomi, morfologi, dan ekologi. Lebih dari
9.000 spesies burung adalah jenis dinosaurus vertebrata yang paling beragam,
selain perciform ikan. Dengan menggunakan bukti fosil, para
paleontolog telah mengidentifikasi lebih dari 500 genera dinosaurus
yang berbeda dan lebih dari 1.000 spesies yang tidak sama dengan dinosaurus
non-unggas. Kebanyakan dinosaurus adalah herbivora, sedangkan yang
selebihnya adalah karnivora. Sebagian besar keturunan dinosaurus yang
masih hidup adalah bipedal (berkaki dua), namun kebanyakan jenis
dinosaurus yang telah punah adalah spesies quadrupedal (berkaki
empat). Struktur tampilan yang rumit seperti tanduk atau jambul umumnya
dimiliki oleh semua kelompok dinosaurus, dan beberapa kelompok yang telah punah
juga memiliki struktur tulang yang khas seperti duri dan tulang
punggung yang tajam. Penelitian menunjukkan bahwa bertelur dan
membangun sarang adalah karakteristik lainnya yang dimiliki oleh semua
dinosaurus. Meskipun spesies burung modern pada umumnya berukuran kecil karena
menyesuaikan dengan kemampuan terbang, sebagian besar dinosaurus pra-sejarah
berukuran besar.
Meskipun kata dinosaurus secara harfiah berarti "kadal yang
mengerikan", namun sebenarnya dinosaurus bukanlah spesies kadal.
Sebaliknya, dinosaurus tergolong dalam kelompok reptil yang terpisah.
Bukti menunjukkan bahwa dinosaurus yang telah punah sama sekali tidak
mencerminkan karakteristik tradisional reptil, misalnya bergerak melata dan ektoterma.
Takson Dinosauria dinamai
secara resmi pada tahun 1842
oleh paleontolog Inggris bernama Sir Richard Owen, yang
menggunakannya untuk merujuk pada "suku atau sub-ordo reptil Sauria yang
khas". Nama ini kemudian diakui di Inggris dan di seluruh dunia. Nama ini berasal dari
kata Yunani δεινός (deinos, yang berarti
"mengerikan," "kuat," atau "sangat besar")
dan σαῦρος (sauros, yang berarti "kadal" atau
"reptil").Meskipun nama taksonomik tersebut sering diartikan sebagai
Referensi pada gigi, cakar, dan ciri mengerikan lainnya dari dinosaurus, Owen
sebenarnya hanya bermaksud untuk mengingatkan tentang ukuran dan keagungan
dinosaurus.
Menurut
kajian taksonomi filogenetika, dinosaurus biasanya diartikan sebagai
"kelompok yang terdiri dari Triceratops, Neornithes (burung
modern), serta semua nenek moyang dan keturunannya".Juga ada pendapat yang
menyatakan bahwa Dinosauria berkaitan dengan Megalosaurus dan Iguanodon,
karena dua genera inilah yang digunakan oleh Richard Owen sebagai dasar
penamaan Dinosauria. Kedua defenisi di atas pada dasarnya sama,
mendefenisikan bahwa dinosaurus: "Dinosauria
= Ornithischia + Saurischia", yang
mencakup theropoda (sebagian besar karnivora berkaki
dua dan burung), ankylosauria (herbivora kaki empat
berpelindung kulit), stegosauria (herbivora kaki empat berpunggung
tanduk)ceratopsia (herbivora kaki empat dengan tanduk dan piring
leher), ornithopoda(herbivora kaki dua atau kaki empat "berparuh bebek"),
dan sauropodomorpha(sebagian besar herbivora berkaki empat dengan leher
dan ekor panjang).
Dinosaurus adalah kelompok yang terdiri
dari beranekaragam hewan; menurut studi pada tahun 2006, lebih dari 500 genera
dinosaurus non-unggas telah berhasil diidentifikasi, dan jumlah genera yang fosilnya telah diawetkan
diperkirakan sekitar 1850, atau hampir 75% dari total dinosaurus yang masih
harus ditemukan. Hingga Desember 2015, telah diketahui
lebih dari 1.600 genera dinosaurus, namun kira-kira 30% dari jumlah ini adalah
nama sinonim (tidak valid). Ini karena sama seperti pada zaman sekarang, fosil
dinosaurus sesuai dengan keadaan binatang itu saat masih bernyawa.
Dinosaurus juga menggunakan sistem
nama binominal nomenklatur, seperti yang
dicetuskan oleh biologis Carolus Linnaeus. Setiap dinosaurus
memiliki dua nama, satu nama depan sebagai nama genus dan satu nama belakang sebagai
nama spesies. Misalnya
Tyrannosaurus rex, Brachiosaurus altithorax, Triceratops horridus, atau
Stegosaurus armatus. Biasanya, di luar lingkungan ilmu pengetahuan, yang
digunakan hanya nama genusnya. Namun nama lengkapnya ternyata menarik perhatian
banyak orang sehingga sering diikutsertakan, yang berarti juga menambah arti
dinosaurus itu. MisalnyaTriceratops berarti
"wajah bertanduk tiga", namun jika nama spesiesnya dipakai juga
(horridus)berarti "wajah bertanduk tiga yang menakutkan".
Sekian dulu ya dari saya untuk lebih lengkapnya silahkan lihat ke blog referensi saya di:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar